Sabtu, 09 Februari 2013

Haul Pangeran Pasarean Muludan Gegunung

Ribuan orang memadati jalan raya Sumber - Cirebon, yang akan dilalui rute Kirab Agung Buyut Pasarean Desa Gegunung Kecamatan Sumber Kabupaten Cirebon, guna menyaksikan arak-arakan kirab yang diramaikan oleh beberapa atraksi dan kreasi masyarakat sekitar Buyut Pasarean, Sabtu (9/2).
Sejak pukul 13.00 warga sudah menantikan arak-arakan kirab disepanjang jalur Kelurahan Kemantren-perempatan Wanasaba-Gegunung. Tepat pukul 14.00 Kirab Agung Buyut Pasarean dilepas. Dalam acara itu digelar arak-arakan karnaval mulai dari dua kereta paksi Nagaliman, pasukan prajurit keraton hingga barisan pedagang dan petani yang membawa hasil bumi. Dalam karnaval tersebut juga diarak sebuah kendi dibalut kain putih berisikan banyu Panguripan.

Asal Usul Desa Karangwareng



Desa karang Wareng dahulunya merupakan sebuah padukuhan yang disebut Buletan Harja yang dibangun sekitar abad ke – 15 oleh dua orang Jawara yang sangat terkenal kesaktiannya. Disebut Karangwareng oleh karena disini terdapat pohon wareng. Kedua orang jawara itu adalah :

Minggu, 03 Februari 2013

Asal Usul Desa Lemahtamba



Raden Walangsungsang (Putra Prabu Siliwangi dari permaisuri Ratu Subang larang) Secara diam-diam meninggalkan Keraton Pajajaran untuk menuntut ilmu dan mamperdalam Syariat Islam. Kepergian tersebut sekalipun dilarang ayahandanya, dilakukan dengan tekad yang kuat membaja serta untuk memenuhi pesan ibunya sebelum meninggal. Keesokan harinya gegerlah Keraton Pajajaran atas kepergian Raden Walangsungsang tersebut.

Asal Usul Desa Buyut



Buyut berasal dari panggilan kehormatan kepada Ki Bengkul Manunggul karena kesaktian dan umurnya yang sangat panjang (Sejak jamannya Ki Gede Tapa- Subang larang – Lara santang samapi Sunan Gunung Jati).
Ki Bengkul Manunggul adalah sesepuh sakti penganut Budha yang simpati pada Islam. Sebutan Ki Buyut dilatarbelakangi karena kepala daerah Ki Buyutan atau daerah perdikan adalah daerah bebas panen, bebas dari kewajiban menyerahkan upeti kepada Kerajaan Pajajaranmeskipun merupakan bagian Kerajaan Pajajaran. Oleh karena itu bisa juga disebut Merdeka.

Asal Usul Desa Wanasaba



Wanasaba adalah sebuah desa yang terletak di Kecamatan Talun, kurang lebih 6 KM dari Ibukota Sumber. Diantara semua desa yang ada di kecamatan talun , terdapat dua desa yang namanya sama, hanya dibedakan dengan nama dibelakangnya Lor dan Kidul, yaitu Desa wanasaba Lor dan Wanasaba kidul.
Di Desa Wanasaba Kidul terdapat beberapa peninggalan sejarah yang ada hubungannya dengan Kasultanan yang ada di Keraton Cirebon yaitu sebuah Balong yang dinamakan Balong Widara, disitu terdapat rumah bekas keturunan Sultan Cirebon.

Sabtu, 02 Februari 2013

Upacara Adat Ganti Welit / Selawean di Trusmi


Banyak Upacara adat di Cirebon tepatnya di bulan Maulud ini, diantaranya yang ada di daerah Trusmi Plered di tempat pusat batik cirebon ini ada sebuah upacara adat di makam kramat Trusmi Cirebon "Ganti Welit" namanya. Upacara yang dilaksanakan setiap tahun di Makam Kramat Trusmi ini bertujuan untuk mengganti atap makam keluarga Ki Buyut Trusmi yang menggunakan Welit (anyaman daun kelapa). Upacara ini dilakukan oleh masyarakat Trusmi Cirebon. Biasanya dilaksanakan setiap tanggal 25 bulan Maulud. Pada Waktu Mbah kuwu Cirebon yang bernama Pangeran Cakrabuana hijrah dari Cirebon ke sebuah Daerah yang sekarang disebut Trusmi, mbah Kuwu Cirebon berganti pakaian memakai baju kyai yang tugasnya menyebarkan ajaran agama Islam. Hingga sekarang ia dikenal dengan nama Mbah Buyut Trusmi.