Kisah ini berawal ketika Kerajaan Mataram yang dipimpin oleh seorang
Raja, Raja tersebut sangat tertarik dan simpati terhadap ajaran agama
Islam, ia mengutus kedua putranya yakni Raden Parta Kesumaatmaja dan
Raden Kesumaatmaja untuk menuntut ilmu agama Islam di Cirebon.
Menggali Budaya dan Sejarah Daerah Cirebon
Minggu, 16 September 2012
Senin, 20 Agustus 2012
Konflik Cirebon abad 17
Konflik internal Cirebon abad 17
menurut Dr. Nina Herlina Lubis, lebih mengemuka dibanding konflik
eksternal. Nina mencontohkan Pangeran Aria Carbon yang berhasil mengubah
konflik internal dan menjadikan beliau sebagai intelektual pada
zamannya. Urung jadi sultan namun menghasilkan kitab Purwaka Caruban Nagari, juga seorang ahli hukum pertanahan, hingga diangkat Kompeni menjadi pengawas pemerintahan.
Upaya meredusir konflik seharusnya dilakukan oleh keluarga keraton saat ini. Pertikaian keluarga lantaran berebut jabatan sultan sejak abad ke 16 di kerajaan-kerajaan Islam Indonesia berakibat lumpuhnya kerajaan. Keadaan ini memudahkan VOC memasang jeratnya, dan pada gilirannya menjadi imperium VOC, sebuah kongsi dagang Belanda yang dipersenjatai. Rujukan sepenggal biografi Pangeran Aria Carbon, tak cuma menjadikan kekaguman kita bertambah; tetapi juga memberi hikmah tentang cara smart power meredusir konflik internal. Keluarga keraton yang lantaran berbagai sebab meninggalkan istana, lalu di tempat baru menggulati keilmuan yang maslahat ~antara lain ilmu agama dan kemasyarakatan.
Contoh lain pun dilakukan Pangeran Sutajaya yang menjauh dari istana ke pesisir Losari. Dari sinilah Pangeran Losari membina masyarakat melalui tajug (musholla), dan meniupkan heroisme serta perlawanan kepada VOC. Nama lain ialah Mbah Muqoyim yang mendirikan Ponpes Buntet di Astanajapura paska meninggalkan istana. Bila membedah sejarah cirebon di abad konflik itu, sederet nama besar leluhur Cirebon akan kita dapati.
Upaya meredusir konflik seharusnya dilakukan oleh keluarga keraton saat ini. Pertikaian keluarga lantaran berebut jabatan sultan sejak abad ke 16 di kerajaan-kerajaan Islam Indonesia berakibat lumpuhnya kerajaan. Keadaan ini memudahkan VOC memasang jeratnya, dan pada gilirannya menjadi imperium VOC, sebuah kongsi dagang Belanda yang dipersenjatai. Rujukan sepenggal biografi Pangeran Aria Carbon, tak cuma menjadikan kekaguman kita bertambah; tetapi juga memberi hikmah tentang cara smart power meredusir konflik internal. Keluarga keraton yang lantaran berbagai sebab meninggalkan istana, lalu di tempat baru menggulati keilmuan yang maslahat ~antara lain ilmu agama dan kemasyarakatan.
Contoh lain pun dilakukan Pangeran Sutajaya yang menjauh dari istana ke pesisir Losari. Dari sinilah Pangeran Losari membina masyarakat melalui tajug (musholla), dan meniupkan heroisme serta perlawanan kepada VOC. Nama lain ialah Mbah Muqoyim yang mendirikan Ponpes Buntet di Astanajapura paska meninggalkan istana. Bila membedah sejarah cirebon di abad konflik itu, sederet nama besar leluhur Cirebon akan kita dapati.
Uskup Roma Senangi Kultur Cirebon
LEMAHWUNGKUK – Kabar kebudayaan dan sejarah Cirebon sampai ke negeri Roma. Uskup Glen Lewandowski osc dari Roma, Italia berkunjung karena senang dengan kultur Cirebon.
Glen adalah pimpinan Ordo Salib Suci Roma. Di sela-sela kunjungannya ke Cigugur, menyempatkan diri mampir ke Keraton Kasepuhan dan Kanoman Cirebon, Minggu (3/6). Glen Lewandowski mengatakan, sangat bangga dapat melihat langsung kultur di Kota Cirebon, yang masih sangat kental dengan budaya keratonnya. “Saya sangat senang bisa berkunjung ke sini, karena kebudayaan Indonesia dan Cirebon terdengar sampai Italia,” ujarnya dengan bahasa Inggris.
Citra Dewi Artis Layar Perak Indonesia era 50-60an asal Cirebon tahun 1932-2008
Artis layar perak Indonesia 50–60 an tidak bisa dilupakan begitu
saja, mereka adalah bagian dari sejarah panjang perfilaman nasional.
Walaupun pada kenyataannya terlupakan oleh media massa dan masyarakat
kita sekarang. Padahal bakat dan kemampuan berperan mereka tidak boleh
dipandang sebelah mata, dan tidak hanya bermodalkan paras cantik dan ayu
saja. Berikut adalah aktris perempuan Indonesia yang merajai layar
perak di era 50-60 an:
Citra Dewi perempuan ayu kelahiran Cirebon, 26 Januari, merupakan salah satu aktris terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa Indonesia, memiliki bakat yang luar biasa dan dibalut dengan sebuah kecantikan.
Citra Dewi perempuan ayu kelahiran Cirebon, 26 Januari, merupakan salah satu aktris terbaik yang pernah dimiliki oleh bangsa Indonesia, memiliki bakat yang luar biasa dan dibalut dengan sebuah kecantikan.
Rabu, 25 Juli 2012
20 Kehebatan Manfaat Puasa Ramadhan bagi Kesehatan Manusia
- Saat berpuasa ternyata terjadi peningkatan HDL and apoprotein alfa1, dan penurunan LDL ternyata sangat bermanfaat bagi kesehatan jantung dan pembuluh darah. Beberapa the penelitian “chronobiological” menunjukkan saat puasa ramadan berpengaruh terhadap ritme penurunan distribusi sirkadian dari suhu tubuh, hormon kortisol, melatonin dan glisemia. Berbagai perubahan yang meskipun ringan tersebut tampaknya juga berperanan bagi peningkatan kesehatan manusia.
- Keadaan psikologis yang tenang, teduh dan tidak dipenuhi rasa amarah saat puasa ternyata dapat menurunkan adrenalin. Saat marah terjadi peningkatan jumlah adrenalin sebesar 20-30 kali lipat. Adrenalin akan memperkecil kontraksi otot empedu, menyempitkan pembuluh darah perifer, meluaskan pebuluh darah koroner, meningkatkan tekanan darah rterial dan menambah volume darah ke jantung dan jumlah detak jantung. Adrenalin juga menambah pembentukan kolesterol dari lemak protein berkepadatan rendah. Berbagai hal tersebut ternyata dapat meningkatkan resiko penyakit pembuluh darah, jantung dan otak seperti jantung koroner, stroke dan lainnya.
Kamis, 10 Mei 2012
Puteran Sepur Peninggalan Belanda
Dulunya
tempat ini dikenal angker oleh masyarakat setempat, karena selain
pernah terdapat pohon beringin besar berusia ratusan tahun, konon
menurut masyarakat di tempat ini sering terjadi penampakan mahluk gaib.
Itulah puteran sepur (puteran kereta), sebuah fasilitas milik Perumka yang merupakan buatan Belanda tahun 1913 ini, telah lama terbelengkalai tak terurus. Dulunya fasilitas ini berfungsi untuk memutar lokomotif, karena saat itu lokomotif hanya dapat bergerak maju, tidak bisa bergerak mundur. Fasilitas yang terletak di Dipo Lokomotif jalan Pancuran Gang Dipo Cirebon ini berbentuk lingkaran mirip kolam, dengan sebuah jalan kereta di tengahnya yang dapat diputar secara manual (didorong). Di dasar lingkaran tersebut terdapat genangan air yang pada musim hujan selalu dipenuhi oleh katak untuk berkembang biak.
Senin, 16 April 2012
Penemu Benua Amerika Bukan Columbus tapi Laksamana Ceng Ho atau Zheng He?
Laksamana Cheng Ho,Penemu Benua Amerika Yang Pertama...
Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan
Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para
peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di
London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli
kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan
lantas mendapat perhatian besar.
Sekitar 70 tahun sebelum Columbus menancapkan benderanya di daratan
Amerika, Laksamana Zheng He sudah lebih dulu datang ke sana. Para
peserta seminar yang diselenggarakan oleh Royal Geographical Society di
London beberapa waktu lalu dibuat terperangah. Adalah seorang ahli
kapal selam dan sejarawan bernama Gavin Menzies dengan paparannya dan
lantas mendapat perhatian besar.
Langganan:
Postingan (Atom)